FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERJALANAN
Analisis 4 Pilar Determinan Mobilitas Nasional Masa Libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 Berbasis Data Terbobot BPS 2026
KALENDER LIBUR
Hari Libur, Cuti Bersama, dan Kalender Sekolah[Hari libur dan cuti bersama]
Konfigurasi tanggal merah dan cuti bersama menjadi pemicu utama konsentrasi puncak perjalanan masyarakat:
Pertemuan cuti bersama keagamaan dan libur sekolah memperpanjang masa tinggal di daerah tujuan wisata (rata-rata 7 hingga 10 hari).
BIAYA PERJALANAN
Tarif, Diskon, dan Kemampuan Belanja Masyarakat[Tarif, diskon dan kemampuan belanja]
Kemampuan finansial dan sensitivitas tarif tiket menjadi penentu utama keputusan bepergian:
Faktor biaya merupakan alasan tertinggi responden yang memutuskan tidak bepergian (Q8), sehingga kebijakan diskon tarif memiliki dampak elastisitas signifikan.
KAPASITAS LAYANAN
Ketersediaan Sarana, Prasarana, dan Keterisian Tiket[Ketersediaan sarana dan tiket]
Ketersediaan sarana angkutan umum dan daya tampung jalan raya menentukan pembagian beban antarmoda:
Kapasitas terminal bus, stasiun KA utama (Senen/Gambir), bandara (Soetta/Juanda), dan pelabuhan (Merak/Ketapang) dipantau secara real-time via GIS Command Center.
KEBIJAKAN LAYANAN
Pengaturan Operasional, Manajemen Lalu Lintas, & WFA[Pengaturan operasional dan lalu lintas]
Intervensi regulasi dan rekayasa operasional efektif meratakan kurva lonjakan beban transportasi:
Sinergi skema contraflow, one-way terjadwal Korlantas Polri, dan pembatasan operasional angkutan barang sumbu 3+ menjadi instrumen wajib kelancaran koridor Trans Jawa.