Logo Kementerian Perhubungan
Logo Badan Kebijakan Transportasi
Logo PT. LAPI ITB

POLA PERJALANAN MASYARAKAT

Analisis Karakteristik Rombongan, Destinasi Tujuan, Waktu Keberangkatan, dan Pangsa Moda Angkutan Nataru 2026/2027 (Variabel Q10–Q20)

Pelaku Perjalanan (Q7)47,89%
105.553.040Jiwa Melakukan Perjalanan ke Luar Kota
22.397 SampelPresisi Δ = 0
Motif Dominan (Q11)Rank 1
34,41%(36,32 Jt)
Wisata & Liburan Akhir Tahun
7.649 RespondenTujuan Rekreasi
Destinasi Utama (Q14a)Jawa Tengah
20,19%(21,32 Jt)
Provinsi Tujuan Tertinggi Nasional
Yogyakarta & SemarangTarikan Terpadat
Moda Dominan (Q20)Multimoda
20,61%/ 20,11%
Mobil Pribadi & Kereta Api Antar Kota
Tol Trans JawaJalur Rel Utama
BAGIAN 3.1

Karakteristik Rombongan, Alasan, dan Faktor Pendorong

Variabel: Q10, Q11, Q12, Q13
Q10

Ukuran rombongan (%)

6 Pilihan

[Jumlah anggota rombongan yang bepergian bersama responden]

1 orang (Anda sendiri)
28.4 Jt26.9%
4 orang
21.0 Jt19.9%
2 orang
18.7 Jt17.7%
3 orang
17.7 Jt16.8%
5 orang
10.3 Jt9.8%
Lebih dari 5 orang
9.4 Jt8.9%
Solo Traveler (1 Orang): 26,9%Keluarga (≥ 3 Orang): 45,2%
Q11

Alasan perjalanan (%)

6 Motif

[Tujuan utama perjalanan masyarakat selama masa libur Nataru]

Memanfaatkan waktu liburan Nataru ke lokasi wisata
36.3 Jt34.4%
Tradisi mengunjungi orangtua/sanak saudara di kampung
27.2 Jt25.8%
Mudik, dalam rangka merayakan Tahun Baru
19.4 Jt18.4%
Mudik, merayakan Natal di kampung halaman
14.2 Jt13.4%
Lainnya (Isian terbuka)
4.8 Jt4.6%
Tugas/dinas/pekerjaan
3.7 Jt3.5%
Dominan: Wisata (34,4%) & Silaturahmi (25,8%)Mudik Natal & Tahun Baru: 31,8%
Q12

Faktor pendorong utama (%)

6 Faktor

[Pertimbangan penentu yang mendorong terlaksananya perjalanan]

Telah merencanakan liburan/ Natal
42.4 Jt40.2%
Mendapatkan cuti
25.7 Jt24.3%
Kebijakan libur tambahan (WFA dan Cuti bersama)
16.9 Jt16.1%
Mempunyai biaya
14.0 Jt13.2%
Mendapatkan diskon tarif angkutan umum
4.0 Jt3.8%
Mendapatkan diskon tarif tol
2.6 Jt2.5%
Rencana Liburan & Cuti: 64,5%Stimulus Diskon & WFA: 22,3%
Q13

Lingkup tujuan (%)

Donut Chart

[Proporsi destinasi perjalanan dalam negeri vs luar negeri]

Domestik98.1%103,5 Jt
Dalam Negeri98.1%
Luar Negeri1.9%
Destinasi Domestik: 103,50 Juta JiwaLuar Negeri: 2,05 Juta Jiwa
BAGIAN 3.2

Destinasi Tujuan Perjalanan Domestik dan Luar Negeri

Variabel: Q14a, Q14b, Q15
Q14a

Q14a. Provinsi tujuan (%)

Top 5 + Lainnya

[Peringkat provinsi tujuan utama pergerakan nasional]

Jawa Tengah
21.3 Jt20.2%
Jawa Barat
18.5 Jt17.6%
Jawa Timur
15.9 Jt15.1%
Daerah Istimewa Yogyakarta
8.2 Jt7.8%
Sumatera Utara
5.6 Jt5.3%
Lainnya (wilayah lain)
35.9 Jt34.0%
Top 5 Nasional: 67,3%Akumulasi 33 Prov Lain: 32,7%
Q14b

Q14b. Kab/kota tujuan (%)

Top 5 Destinasi

[Titik konsentrasi simpul kedatangan di kabupaten/kota]

Kota Yogyakarta
4.3 Jt4.1%
Kabupaten Bandung
3.5 Jt3.3%
Kota Bandung
2.5 Jt2.4%
Kabupaten Bogor
2.1 Jt2.0%
Kota Surabaya
2.1 Jt2.0%
Lainnya (kabupaten/kota lain)
91.0 Jt86.2%
Top 5 Nasional: 13,8%509 Kab/Kota Lain: 86,2%
Q15

Q15. Kawasan tujuan (%)

7 Kawasan LN

[Distribusi negara dan benua tujuan pelancong internasional]

ASEAN
902 Rb44.0%
Asia selain ASEAN
394 Rb19.2%
Eropa
290 Rb14.2%
Timur Tengah
249 Rb12.1%
Amerika
135 Rb6.6%
Oseania (Australia dan Selandia Baru)
56 Rb2.7%
Afrika
26 Rb1.2%
Dominan: ASEAN (44,0%)Total LN: 2,05 Juta Jiwa
BAGIAN 3.3

Pola Waktu Keberangkatan dan Alokasi Pengeluaran Non-Transportasi

Variabel: Q16, Q17, Q18
Q16

Q16. Distribusi tanggal berangkat (%)

19 Hari Pemantauan

[Pola keberangkatan harian 18 Des 2026 s.d. 05 Jan 2027; Puncak 24 Des Cuti Bersama]

Jum’at, 18 Desember 2026
15.0 Jt14.2%
Sabtu, 19 Desember 2026
8.6 Jt8.2%
Minggu, 20 Desember 2026
6.9 Jt6.5%
Senin, 21 Desember 2026
3.9 Jt3.7%
Selasa, 22 Desember 2026
3.5 Jt3.3%
Rabu, 23 Desember 2026
10.8 Jt10.2%
Kamis, 24 Desember 2026 (cuti bersama)
17.5 Jt16.6%
Jum’at, 25 Desember 2026 (Hari Natal)
5.8 Jt5.5%
Sabtu, 26 Desember 2026
5.5 Jt5.2%
Minggu, 27 Desember 2026
2.9 Jt2.8%
Senin, 28 Desember 2026
2.6 Jt2.5%
Selasa, 29 Desember 2026
2.4 Jt2.3%
Rabu, 30 Desember 2026
5.2 Jt4.9%
Kamis, 31 Desember 2026
6.8 Jt6.5%
Jum’at, 01 Januari 2027 (Tahun Baru)
3.5 Jt3.3%
Sabtu, 02 Januari 2027
1.5 Jt1.4%
Minggu, 03 Januari 2027
0.9 Jt0.8%
Senin, 04 Januari 2027
0.6 Jt0.6%
Selasa, 05 Januari 2027 (Isra Miraj)
1.7 Jt1.6%
Puncak Mudik: 24 Des (16,6%) & 18 Des (14,2%)Puncak Libur Sekolah
Q17

Q17. Jam keberangkatan (%)

8 Jendela Waktu

[Waktu keberangkatan paling diminati; konsentrasi pagi hari 07.00 - 10.00 WIB]

Pukul 07.00 – 09.59
36.3 Jt34.4%
Pukul 04.00 – 06.59
19.1 Jt18.1%
Pukul 10.00 – 12.59
12.9 Jt12.2%
Pukul 16.00 – 18.59
10.4 Jt9.9%
Pukul 19.00 – 21.59
9.5 Jt9.0%
Pukul 13.00 – 15.59
9.1 Jt8.6%
Pukul 01.00 – 03.59
4.9 Jt4.7%
Pukul 22.00 – 24.00
3.3 Jt3.1%
Q18

Q18. Biaya nontransportasi (%)

8 Rentang Pengeluaran

[Alokasi belanja akomodasi, konsumsi, dan oleh-oleh per pemudik]

> Rp. 1.000.000 – Rp. 3.000.000
32.3 Jt30.6%
≤ Rp. 1.000.000
26.6 Jt25.2%
> Rp. 3.000.000 – Rp. 5.000.000
20.2 Jt19.1%
> Rp. 5.000.000 – Rp. 7.000.000
10.7 Jt10.1%
> Rp. 7.000.000 – Rp. 10.000.000
7.3 Jt6.9%
> Rp. 10.000.000 – Rp. 15.000.000
3.7 Jt3.5%
> Rp. 15.000.000 – Rp. 20.000.000
1.5 Jt1.4%
> Rp. 20.000.000
1.4 Jt1.3%
BAGIAN 3.4

Pertimbangan Memilih Moda dan Pangsa Angkutan Utama

Variabel: Q19, Q20
Q19

Q19. Pertimbangan moda (%)

7 Faktor Penentu

[Alasan rasional responden dalam menentukan pilihan moda transportasi]

Biaya terjangkau
40.5 Jt38.3%
Lebih cepat sampai di tujuan
23.7 Jt22.5%
Lebih aman dan nyaman
21.3 Jt20.2%
Lebih fleksibel
13.8 Jt13.1%
Tidak ada pilihan transportasi lainnya
3.6 Jt3.4%
Lainnya (isian terbuka)
2.7 Jt2.6%
Lebih tepat waktu sampai ke tujuan
0.0 Jt0.0%
Faktor Biaya & Kecepatan: 60,8%Keselamatan & Fleksibilitas: 33,2%
Q20

Q20. Moda utama (%)

14 Moda Transportasi

[Distribusi sarana transportasi utama yang digunakan pelaku perjalanan]

Mobil pribadi
21.8 Jt20.6%
Kereta Api Antar Kota
21.2 Jt20.1%
Bus
14.5 Jt13.7%
Pesawat
14.2 Jt13.5%
Sepeda Motor
13.9 Jt13.1%
Mobil Sewa
4.7 Jt4.5%
Mobil Travel
4.6 Jt4.3%
Kapal Laut/PELNI
3.2 Jt3.0%
Kereta Commuter Line (KRL/LRT/KRD)
2.2 Jt2.0%
Kapal Penyeberangan/Ferry/ASDP
1.9 Jt1.8%
Mobil Online/Taksi Online
1.5 Jt1.4%
Kereta Cepat (Whoosh)
1.2 Jt1.1%
Taksi Reguler
0.6 Jt0.5%
Angkutan lainnya
0.3 Jt0.3%
Top 3: Mobil Pribadi, KA Antar Kota, BusTotal Pelaku: 105.553.040 Jiwa
Rekomendasi Operasional Manajemen Lalu Lintas & Kapasitas Angkutan:Konsentrasi keberangkatan pada tanggal 24 Desember (16,6%) dan jam pagi 07.00–10.00 WIB (34,4%) dengan dominasi moda jalan raya (Mobil Pribadi 20,6%, Bus 13,7%, dan Sepeda Motor 13,1%) menuntut penerapan skema rekayasa lalu lintas terjadwal (contraflow, one-way, dan pembatasan operasional angkutan barang sumbu 3+) di koridor Tol Jakarta–Cikampek dan Cipali. Di sisi lain, tingginya ketergantungan pada Kereta Api Antar Kota (20,1% / 21,23 Juta Jiwa) memerlukan penambahan kapasitas perjalanan harian di stasiun-stasiun simpul utama.